Transportasi “Online” Jangan Terlalu Egois

menhub

Virtual Office – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan taksi online jangan terlalu egois berkaitan hukum. Dirinya minta terhadap taksi online untuk memenuhi hukum yang sudah dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Katakan taksi online itu kita cintai, melainkan sepatutnya turut hukum. Tak dapat memikirkan diri sendiri,” ujar Budi Karya dalam Forum Pembicaraan Publik Sektor Transportasi, di Jakarta. Dirinya menerangkan, hukum yang sepatutnya dipenuhi ialah uji kelaikan kendaraan beroda empat dan Surat Izin Mengemudi (SIM) A biasa bagi para pengendara taksi online.

Berdasarkan ia, hukum hal yang demikian sepatutnya dipenuhi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang. “Itu (dua hukum hal yang demikian) sepatutnya dong, masa SIM tak berharap biasa, masa kendaraan tak berharap uji KIR,” sebut eks Direktur Biasa PT Angkasa Pura II (Persero) ini.

Ia juga menegaskan, Kemenhub perpanjangan masa sosialiasi Hukum Menteri Perhubungan (Permenhub) mengenai taksi online tak dalam posisi membela. Akan melainkan, untuk mewujudkan keseimbangan antara taksi online dengan taksi konvensional. “Bukan menciderai janji, melainkan untuk mewujudkan keseimbangan, dan dapat dipertanggung jawabkan?,” tandas ia. Sebagaimana dikenal, hukum taksi online tertuang dalam Hukum Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 seputar Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Lazim Bermotor Biasa Tak Dalam Trayek. waktu lalu, Kemenhub memperpanjang sosialisasi hukum transportasi berbasis aplikasi, yang harus selesai pada 1 Oktober 2016.

Dengan demikian, dalam masa sosialisasi hal yang demikian pemerintah tak akan memberikan hukuman seperti tilang terhadap angkutan biasa berbasis aplikasi yang belum memenuhi prasyarat dari hukum transportasi berbasis aplikasi hal yang demikian.

 

 

Baca Juga Info Dari : https://servio.co.id/sewa-kantor-murah-jakarta-selatan/