Membetulkan Rumah sampai Sakit ketika Hujan

Musim hujan sudah tiba, merata hampir di segala kawasan Indonesia. Ketika musim hujan, adakalanya pemilik rumah akan dihadapi oleh atap rumah yang bocor sampai tembok yang terkena rembesan air. Malahan di ketika musim hujan tidak jarang banyak yang memerlukan renovasi rumah dadakan dikarenakan atap yang bocor.

Tetapi, renovasi bukanlah perkara gampang, kecuali cuaca yang menjadi kendala, anggaran yang diperlukan juga terkendala sebab diperlukan secara tiba-tiba.

Lalu bagaimanakah mengantisipasi supaya anggaran dadakan ini?

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan sesungguhnya diperlukan kedisplinan yang kuat untuk menyiapkan dana darurat. Di antaranya dengan menabung minimal 10% dari penghasilan yang didapat tiap-tiap bulannya dan itu semestinya tetap.

“Antisipasinya yakni dengan disiplin mengalokasikan adanya dana darurat secara reguler tiap-tiap kali kita menerima income. Sebesar 10% dari income yang diterima. Tujuannya supaya jikalau ada kejadian-kejadian darurat seperti hal yang demikian, tak kemudian mengacaukan pos-pos pengeluaran lainnya,” ungkapnya.

Kecuali itu, perencana keuangan Budi Frensidy mengimbau, bagi Anda yang berkeinginan merenovasi rumah dampak banjir atau di musim penghujan ini, dapat meminjam ke bank dengan mengambil kredit multiguna.

“Dapat ambil kredit multiguna, bunganya dapat 13-14 persen. Jaminannya harta konsisten dengan poin yang diperoleh 70 persen,” katanya terhadap Jakarta.

Seketika, bagaimana sistem masyarakat menyiasati situasi hal yang demikian?

1. Desy Nugroho

Jadi memang senantiasa telah siapkan uang khusus untuk menghadapi musim hujan.

Untuk itu, aku menyisihkan dari gaji per bulan. Terus di rumah aku juga tinggal sama orang tua dan saudara, jadinya patungan sama mereka juga agar lebih ringan, soalnya kan musim hujan tiap-tiap tahun.

Minimal tepat musim hujan kita telah pegang uang minimal Rp10 juta biar amannya ketimbang nanti rupanya kurang semestinya pinjam sana sini.

Jarang uang yang disiapkan itu enggak terpakai sebab tiap musim hujan pasti ada saja komponen rumah yang dibereskan. Sekiranya contohnya sisa diterapkan buat makan bareng keluarga atau jalan-jalan.

2. Sukma Ayu 

Iya aku telah memikirkan menyiapkan uang untuk mengantisipasi seandainya contohnya terjadi problem waktu musim hujan. Tetapi uang yang aku siapkan enggak khusus untuk mengantisipasi seandainya terjadi hal-hal yang enggak diharapkan waktu musim hujan saja. Dana yang aku siapkan juga untuk kebutuhan lain.

Sekiranya untuk menyiapkan dananya umumnya dari gaji saja, jadi diambil beberapa untuk disimpan untuk nanti diterapkan seandainya contohnya kita sakit gara-gara musim hujan, atau kayak genteng bocor.

Dana yang disiapkan makin banyak makin baik. Hanya dana yang kita sisihkan dari gaji itu jangan hingga membikin kebutuhan yang lain dipungkiri.

Iya, seandainya contohnya tepat musim hujan kita atau rumah kita enggak mengapa-mengapa, dana hal yang demikian masih dapat diterapkan untuk kebutuhan lain.