Bikin Kopi Susu, Lebih Mantap Mana?

Semakin hari makin banyak coffee shop bermunculan di Indonesia terpenting di Jakarta. Berbagai racikan kopi bahkan dipersembahkan, mulai dari kopi hitam sampai kopi susu.

Ini, kopi susu sendiri menjadi popularitas di kalangan buah hati muda, khususnya dengan campuran gula aren. Kebanyakan kopi susu diproses dengan cara espresso, ialah pengerjaan penyeduhan kopi dengan memakai mesin otomatis.

Di sisi lain, ada pula yang menyampaikan kopi susu dengan cara manual brewing. Langsung mana cara yang lebih tepat untuk membikin kopi susu?

Presiden Direktur PT Kopi Fika Indonesia Donny Pramono menyebut bahwa kopi yang diproses dengan cara manual brewing mempunyai karakter yang lebih solid. Hal ini yang membikin kopi dengan manual brewing lebih tepat untuk diwujudkan kopi susu.

“Dengan cara manual brewing, kopi menciptakan kopi lebih rich, kental, aromatic, gurih, sehingga kopi hal yang demikian lebih mempunyai karakter,” kata Donny ketika dijumpai di Jakarta International Exp

Dia menerangkan, kopi yang diproses dengan cara espresso memang punya karakter tersendiri, tetapi sebab pengerjaannya hal yang demikian membikin mutu dari kopi dengan cara espresso cuma bertahan 15 menit. Sehingga kopi dengan cara espresso lebih bagus dirasakan secepat mungkin.

“Meskipun bila manual brewing kopi tetes itu pengerjaan penyatuan antara air yang lama, membikin antara kopi dan air lebih menyatu dan membikin mutu dari kopi hal yang demikian konsisten terjaga,” kata Donny.

Di samping itu, dia menerangkan bahwa Kedai Kafi Fi:Ka yang ditawarkan olehnya juga mempunyai teknologi on demand yang pertama kali ada di Indonesia. Dengan demikian membikin pecinta kopi lebih gampang untuk meminum kopi tanpa perlu menunggu waktu lama.

“Dengan cara on demand, pembeli dapat mengorder kopi melewati aplikasi, kemudian dapat diambil dikala kopi itu telah siap. Jadi tak perlu menunggu waktu lama,” katanya.